loading

Seberapa Jauh Jarak yang Anda Butuhkan Antar Kursi Makan di Restoran?

Merencanakan jarak yang tepat antar kursi makan di restoran sangat penting dalam mendesain ruang makan yang nyaman dan fungsional. Kursi yang terlalu berdekatan dapat membuat tamu merasa sesak, membatasi pergerakan, dan menyulitkan staf untuk melayani meja. Di sisi lain, menyisakan jarak yang terlalu jauh antar kursi dapat mengurangi jumlah pelanggan yang dapat ditampung restoran Anda.

Tantangannya adalah tidak ada satu ukuran penataan ruang yang cocok untuk setiap restoran. Restoran mewah, kafe yang ramai, dan restoran cepat saji memiliki kebutuhan tempat duduk yang berbeda. Lebar kursi, ukuran meja, sandaran tangan, gaya pelayanan, jalur sirkulasi, dan persyaratan aksesibilitas semuanya dapat mengubah jumlah ruang yang dibutuhkan.

Pendekatan terbaik adalah merencanakan keseluruhan tata letak tempat duduk daripada hanya mengukur jarak antara kaki kursi. Anda perlu mempertimbangkan kursi itu sendiri, meja, ruang yang dibutuhkan untuk tamu yang duduk, pergerakan yang diperlukan untuk menarik kursi keluar, dan ruang sirkulasi di sekitar furnitur.

Panduan ini menjelaskan ukuran-ukuran penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memesan kursi makan restoran dan merencanakan tata letak ruangan Anda.

Panduan Singkat: Pedoman Jarak Antar Kursi di Restoran

Gunakan angka-angka ini sebagai referensi perencanaan praktis, bukan sebagai persyaratan hukum universal. Persyaratan bangunan, kebakaran, dan aksesibilitas setempat harus selalu diperiksa untuk proyek spesifik tersebut.

Faktor Perencanaan Referensi Praktis Mengapa Ini Penting
Lebar tepi meja per orang Sekitar 24 inci untuk layanan makan lengkap pada umumnya. Menyediakan ruang duduk pribadi
Lebar tepi meja makan mewah Sekitar 28–30 inci Memberikan ruang pribadi yang lebih luas dan tatakan meja yang lebih besar.
Zona dorong kursi Minimal sekitar 18 inci Memungkinkan tamu yang sedang duduk untuk menarik dan menempati kursi tersebut.
Kelonggaran dorong mundur yang lebih nyaman Sekitar 24 inci Memberikan ruang gerak tambahan
Rute sirkulasi utama yang dapat diakses. Minimal 36 inci sesuai persyaratan US ADA. Memungkinkan pergerakan yang mudah diakses.
Lorong layanan utama Target praktis 44–48 inci Lebih baik untuk lalu lintas tamu dan server.
Selisih tinggi antara kursi dan meja Sekitar 10–12 inci Mendukung ruang kaki yang nyaman
Tinggi dudukan kursi makan standar Sekitar 18–19 inci Cocok untuk meja makan dengan tinggi standar.
Lebar kursi berlengan Seringkali lebih lebar daripada kursi samping. Membutuhkan ruang tambahan di tepi meja dan lantai.

Pengukuran di atas tidak boleh dianggap sebagai pengganti tinjauan denah lantai profesional. Misalnya, Standar ADA Departemen Kehakiman AS tahun 2010 menetapkan lebar minimum 36 inci untuk jalur aksesibel, sementara permukaan tempat makan memiliki persyaratan aksesibilitas tambahan.

Berapa Banyak Ruang yang Harus Anda Sisakan untuk Setiap Kursi Restoran?

Titik awal yang berguna adalah jumlah panjang sisi meja yang dialokasikan untuk setiap pengunjung.

Untuk banyak tata letak restoran kasual dan layanan penuh, sekitar 24 inci per orang adalah angka perencanaan yang praktis. Grand Rapids Chair juga merekomendasikan 24 inci per orang untuk layanan cepat, kasual cepat, dan makan kasual, sambil mencatat bahwa restoran mewah umumnya membutuhkan lebih banyak ruang.

Pengukuran ini mengacu pada lebar posisi makan pribadi di sepanjang meja, bukan jarak dari satu kursi ke kursi lainnya di seberang ruangan.

Mengapa Lebar Kursi Itu Penting

Kursi dengan lebar 18 inci membutuhkan ruang linier yang lebih sedikit daripada kursi berlengan dengan lebar 23 inci. Sebagai contoh, pertimbangkan delapan kursi yang disusun di sepanjang meja panjang:

  • Delapan kursi berukuran 18 inci = lebar kursi 144 inci.
  • Delapan kursi berukuran 21 inci = 168 inci
  • Delapan kursi berukuran 23 inci = 184 inci

Perbedaan tersebut menjadi signifikan seiring bertambahnya jumlah kursi.

Superior Seating mencatat bahwa kursi samping komersial berukuran kompak dapat memiliki lebar sekitar 17–18 inci, kursi samping standar sekitar 19–21 inci, dan kursi berlengan sekitar 22–24 inci. Oleh karena itu, dimensi kursi harus dipertimbangkan sebelum menentukan ukuran meja dan kapasitas tempat duduk.

Jarak Antar Kursi di Restoran Berdasarkan Gaya Makan

Luas ruang yang dibutuhkan setiap tamu sebagian bergantung pada konsep restoran.

◊ Restoran Kasual dan Cepat Saji

Lingkungan seperti ini sering memprioritaskan penggunaan ruang lantai yang efisien dan perputaran pelanggan yang lebih tinggi. Ruang sekitar 18–24 inci di tepi meja per pengunjung dapat dianggap tepat, tergantung pada meja, model layanan, dan tingkat kenyamanan yang diinginkan. Kursi yang ringkas juga dapat membantu memaksimalkan kapasitas tempat duduk. Namun, efisiensi tidak boleh mengorbankan sirkulasi atau aksesibilitas.

◊ Restoran Layanan Lengkap

Restoran layanan penuh umumnya mendapat manfaat dari jarak antar meja yang lebih luas karena tamu mungkin akan duduk lebih lama di meja dan pelayan membutuhkan ruang tambahan untuk bergerak.

Sekitar 24 inci ruang di tepi meja per orang adalah titik awal yang berguna untuk banyak tata letak. Superior Seating menetapkan 24 inci sebagai standar dasar untuk layanan penuh komersial dan merekomendasikan ruang yang lebih luas untuk santapan mewah.

◊ Santapan Mewah

Santapan mewah umumnya lebih menguntungkan jika porsi makanannya lebih besar.

Superior Seating memberikan ruang sekitar 28–30 inci per orang sebagai rentang perencanaan santapan mewah. Ini dapat mengakomodasi perlengkapan makan yang lebih besar, sandaran tangan, dan pengalaman bersantap yang lebih luas.

Persyaratan akhir bergantung pada menu restoran, peralatan makan, gaya pelayanan, dan desain interior.

Seberapa Banyak Ruang yang Anda Butuhkan di Belakang Kursi Makan Restoran?

Ini adalah salah satu pengukuran yang paling sering diabaikan dalam perencanaan restoran.

Jarak antara dua sisi meja mungkin terlihat memadai pada denah lantai, tetapi situasinya berubah begitu tamu menarik kursi mereka menjauh dari meja.

Sebagai pertimbangan praktis, kursi makan biasanya membutuhkan jarak sekitar 18 inci atau lebih dari tepi meja ke bagian belakang kursi yang diduduki. Superior Seating menetapkan 18 inci sebagai zona dorong keluar minimum yang nyaman dan 24 inci sebagai jarak yang lebih longgar.

Grand Rapids Chair juga merekomendasikan untuk menyediakan ruang sekitar 24 inci untuk setiap pengunjung dalam tata letak ruang makan kasual pada umumnya, dengan ruang yang lebih luas untuk ruang makan mewah.

Mengapa Zona Dorongan Kursi ke Belakang Itu Penting

Bayangkan ada dua meja yang diletakkan berdekatan. Jika setiap meja memiliki kursi yang saling berhadapan, maka lorong yang tersedia dipengaruhi oleh:

Tepi meja → Kursi → Tamu → Kursi → Tepi meja

Anda tidak bisa begitu saja mengukur jarak antar meja dan berasumsi bahwa ruang yang tersisa adalah lorong yang dapat digunakan.

Inilah mengapa denah lantai restoran sebaiknya diuji dengan kursi yang ditarik keluar, bukan dengan semua kursi didorong rapi ke bawah meja.

Panduan perencanaan dari Superior Seating secara khusus memperingatkan bahwa jarak tepi meja dan jarak bebas kursi di dunia nyata adalah ukuran yang berbeda dan merekomendasikan untuk memperhitungkan luas area yang ditempati kursi.

Berapa Jarak Ideal Antara Meja dan Kursi di Restoran?

Jawabannya bergantung pada kegunaan ruang tersebut. Jika dua meja ditempatkan berdekatan, tentukan apakah jaraknya akan:

  • Rute akses tamu
  • Lorong server
  • Jalur sirkulasi utama
  • Area untuk mendorong kursi ke belakang
  • Kombinasi dari hal-hal ini

Panduan perencanaan restoran komersial dari Superior Seating menyediakan poin-poin referensi berikut:

Situasi Tata Letak Referensi Minimum Referensi yang Direkomendasikan
Meja persegi dengan kursi yang saling membelakangi 42 inci 60"
Meja bundar, berdampingan 54" 60 inci ke atas
Kursi didorong mundur dari tepi meja 18 inci 24 inci
lorong lalu lintas utama 36 inci sesuai panduan ADA. 44–48"
lorong sekunder di antara meja 24 inci 36 inci
Lorong bilik 24 inci 30 inci

Angka-angka ini menggambarkan poin penting: jarak bebas yang tepat bergantung pada fungsi ruangan tersebut.

Lorong sempit yang hanya digunakan tamu untuk menuju tempat duduk mereka mungkin membutuhkan ruang yang lebih sedikit daripada lorong utama tempat para pelayan secara teratur membawa nampan.

Jarak Antar Kursi di Restoran di Sekitar Berbagai Bentuk Meja

Bentuk meja memengaruhi penempatan kursi di area makan.

☐ Meja Persegi

Meja persegi bersifat fleksibel karena seringkali dapat digunakan secara individual atau dikombinasikan dengan meja lain.

Sebagai contoh, meja persegi untuk empat orang dapat memiliki satu kursi di setiap sisinya.

Namun, jarak antara meja yang bersebelahan harus diukur dengan kursi-kursi yang terisi, terutama jika kursi-kursi saling berhadapan.

☐ Meja Persegi Panjang

Meja persegi panjang umumnya digunakan untuk kelompok yang lebih besar dan dapat menampung banyak kursi di sepanjang sisi yang lebih panjang.

Saat merencanakan meja-meja ini, hitunglah panjang sisi meja yang tersedia per tamu, bukan hanya membagi panjang meja dengan jumlah kursi yang diasumsikan.

☐ Meja Bundar

Meja bundar menghilangkan sudut dan dapat menciptakan tata letak visual yang lebih lembut, tetapi memerlukan perencanaan yang cermat di sekeliling tepinya.

Perencana tata letak tempat duduk Grand Rapids Chair menyediakan contoh kapasitas mulai dari sekitar 1–4 orang di sekitar meja bundar berdiameter 24 inci hingga 8–10 orang di sekitar meja bundar berdiameter 72 inci. Ini adalah contoh perencanaan, bukan aturan tata letak tempat duduk universal.

Jumlah kursi akhir harus mempertimbangkan lebar kursi, penggunaan meja, perlengkapan makan, dan kenyamanan yang diinginkan.

Bagaimana Desain Kursi Mempengaruhi Ruang yang Anda Butuhkan

Dua kursi yang tampak serupa dapat memiliki kebutuhan ruang yang sangat berbeda.

☐ Kursi Samping

Kursi makan tanpa sandaran tangan umumnya lebih mudah diatur secara efisien.

Lebarnya yang lebih sempit memungkinkan lebih banyak tempat duduk di sekitar meja atau di sepanjang dinding.

☐ Kursi berlengan

Kursi berlengan membutuhkan lebih banyak ruang karena sandaran lengannya menambah lebar.

Grand Rapids Chair merekomendasikan untuk menyisakan jarak tambahan antara sandaran tangan dan bagian bawah meja, dengan jarak sekitar enam inci antara sandaran tangan dan bagian bawah meja disarankan untuk penggunaan yang nyaman.

Hal ini dapat memengaruhi baik jumlah kursi yang muat maupun dimensi meja yang dibutuhkan.

Contoh

Misalkan sebuah restoran memiliki meja dengan panjang 72 inci.

Jika setiap kursi membutuhkan ruang sekitar 18 inci, maka empat kursi dapat muat dengan nyaman di sepanjang sisi panjangnya jika dilihat dari lebarnya.

Namun, jika restoran memilih kursi berlengan dengan lebar 23 inci, meja yang sama tidak dapat menampung jumlah kursi yang sama tanpa mengurangi ruang pribadi.

Oleh karena itu, lebar kursi harus dipastikan sebelum menentukan jumlah tempat duduk.

☐ Kursi Sandaran Tinggi

Kursi restoran dengan sandaran tinggi mungkin tidak memerlukan tambahan lebar tepi meja, tetapi secara visual dan fisik dapat memakan lebih banyak ruang di belakang meja.

Mereka harus diperiksa dengan mempertimbangkan dinding, sekat, furnitur di sekitarnya, dan jalur sirkulasi.

☐ Kursi yang Dapat Ditumpuk

Kursi makan restoran yang dapat ditumpuk sangat berguna jika furnitur perlu diatur ulang untuk acara, pembersihan, atau perubahan musim.

Namun, ruang penyimpanan untuk kursi yang ditumpuk harus dipertimbangkan sebagai bagian dari rencana penataan furnitur secara keseluruhan.

Jangan Lupakan Lebar Lorong dan Aksesibilitas

Tata letak ruang makan restoran membutuhkan lebih dari sekadar posisi tempat duduk yang nyaman. Tamu dan karyawan harus dapat bergerak di dalam ruangan. Aksesibilitas juga merupakan bagian penting dari proses perencanaan.

Di Amerika Serikat, Standar ADA 2010 mewajibkan jalur aksesibel dan menetapkan lebar minimum jalur aksesibel sebesar 36 inci dalam keadaan yang relevan.

Departemen Kehakiman juga menjelaskan bahwa area makan di restoran membutuhkan jalur akses yang mudah dan meja-meja harus diatur dengan jarak yang cukup agar pengguna kursi roda dapat bermanuver di antara meja-meja tersebut ketika pelanggan duduk. Ruang makan yang mudah diakses juga harus didistribusikan, bukan diisolasi di satu area.

➢ Persyaratan Permukaan Meja Makan yang Mudah Diakses

Berdasarkan Standar ADA AS, permukaan tempat makan yang mudah diakses umumnya harus memiliki ketinggian atas antara 28 dan 34 inci di atas lantai. Selain itu, permukaan tersebut juga memerlukan ruang lantai yang lapang serta ruang untuk lutut dan jari kaki pada posisi yang mudah diakses.

Standar ADA juga mensyaratkan setidaknya 5% dari ruang makan dan berdiri di permukaan tempat makan untuk mematuhi persyaratan aksesibilitas yang berlaku, sesuai dengan ketentuan standar tersebut.

Ini adalah persyaratan AS. Restoran di negara lain harus mengikuti standar aksesibilitas dan peraturan bangunan yang berlaku di wilayah hukum mereka.

➢ Mengapa Penataan Tempat Duduk yang Mudah Diakses Harus Direncanakan Sejak Awal

Mencoba menambahkan tempat duduk yang mudah diakses setelah tata letak restoran sudah diselesaikan dapat menimbulkan masalah yang tidak perlu. Sebaliknya, sertakan posisi yang mudah diakses pada tahap perencanaan tata ruang awal.

Memeriksa:

  • Rute yang mudah diakses
  • Tinggi meja
  • Jarak bebas lutut
  • Akses kursi roda
  • Ruang untuk berputar dan bermanuver
  • Distribusi tempat duduk yang mudah diakses
  • Jaga agar jalur di sekitar kursi yang sedang diduduki tetap terbuka.

Cara Menghitung Kapasitas Tempat Duduk Restoran Sebelum Memesan Kursi

Sebelum memesan kursi makan restoran, rencanakan tata letaknya secara bertahap.

Langkah 1: Tentukan Luas Area Makan Bersih

Jangan menghitung kapasitas tempat duduk dari total luas lantai bangunan. Pertama-tama kurangi area yang tidak dapat digunakan untuk makan, seperti:

  • Dapur
  • Toilet
  • Penyimpanan
  • Area staf
  • Area bar/layanan
  • Meja resepsionis
  • Area tunggu
  • Zona sirkulasi utama

Area yang tersisa adalah area makan bersih yang tersedia untuk tempat duduk dan sirkulasi terkait.

Langkah 2: Mengidentifikasi Gaya Pelayanan

Tentukan apakah restoran tersebut:

  • Layanan cepat
  • Kafe
  • Santapan kasual
  • Layanan lengkap
  • Santapan mewah
  • Berfokus pada perjamuan/acara

Format yang berbeda membutuhkan jumlah ruang yang berbeda per tamu.

Pedoman perencanaan Superior Seating saat ini memberikan rentang perencanaan yang luas, mulai dari sekitar 9–11 kaki persegi per tempat duduk untuk lingkungan layanan cepat dan kasual cepat hingga sekitar 18–20 kaki persegi untuk restoran mewah. Ini adalah target perencanaan, bukan batasan hunian hukum.

Langkah 3: Pilih Campuran Meja

Tentukan berapa banyak setiap jenis meja yang Anda butuhkan:

  • Meja untuk dua orang
  • Meja untuk empat orang
  • Meja untuk enam orang
  • Meja komunal
  • Stan
  • Jenis tempat duduk lainnya

Kombinasi ukuran meja dapat memberikan fleksibilitas yang lebih besar daripada hanya menggunakan satu ukuran meja.

Langkah 4: Tambahkan Dimensi Kursi yang Sesungguhnya

Gunakan dimensi kursi sebenarnya dari pabrikan. Jangan mendesain denah lantai berdasarkan asumsi "kursi standar".

Catatan:

  • Lebar keseluruhan
  • Kedalaman keseluruhan
  • Tinggi dudukan
  • Lebar lengan
  • Proyeksi sandaran kursi

Langkah 5: Uji Tata Letak dengan Kursi yang Ditarik Keluar

Ini sangat penting. Pindahkan kursi dari meja dalam gambar untuk merepresentasikan penggunaan sebenarnya.

Kemudian periksa apakah:

  • Para tamu dapat duduk dengan nyaman.
  • Tamu lainnya boleh lewat
  • Server dapat berfungsi
  • Jalur akses tetap lancar.
  • Pintu dan jalan keluar tetap tidak terhalang.

Langkah 6: Periksa Peraturan Lokal

Terakhir, verifikasi desain terhadap hal-hal yang berlaku:

  • Kode bangunan
  • Peraturan kebakaran
  • Standar aksesibilitas
  • Persyaratan hunian
  • Persyaratan perencanaan lokal

Kapasitas hukum akhir mungkin berbeda dari jumlah kursi yang secara fisik muat.

Lembar Kerja Praktis untuk Penataan Jarak Kursi di Restoran

Gunakan tabel ini saat merencanakan tata letak ruang makan baru:

Pengukuran Proyek Anda
Area makan jaring ___ kaki persegi
Kursi target ___
Lebar kursi ___ di dalam
Kedalaman kursi ___ di dalam
Tinggi dudukan kursi ___ di dalam
Lebar tabel ___ di dalam
Panjang meja ___ di dalam
Tinggi meja ___ di dalam
Ruang di tepi meja per orang ___ di dalam
tunjangan dorong kursi ke belakang ___ di dalam
Lebar lorong utama ___ di dalam
Lebar lorong sekunder ___ di dalam
Posisi tempat duduk yang mudah diakses ___
Kursi cadangan ___
Jumlah pesanan kursi terakhir ___

Mengisi lembar kerja ini sebelum meminta penawaran juga dapat membantu produsen memahami dengan tepat apa yang Anda butuhkan.

Kesalahan Umum dalam Penataan Jarak Kursi di Restoran

Kesalahan 1: Hanya Mengukur Meja Saja
Sebuah meja mungkin pas sekali dengan denah lantai, sementara kursi-kursi malah menciptakan lorong yang tidak dapat digunakan.
Solusi: Tambahkan ukuran sebenarnya dari kursi ke dalam tata letak.

Kesalahan 2: Mengabaikan Lebar Kursi
Mengganti kursi samping yang sempit dengan kursi berlengan yang lebar dapat mengurangi kapasitas tempat duduk.
Solusi: Konfirmasikan dimensi sebenarnya dari model yang dipilih sebelum menentukan jumlah tempat duduk.

Kesalahan 3: Merencanakan dengan Kursi yang Didorong Masuk
Tata ruang yang rapi dapat menyamarkan jumlah ruang yang dibutuhkan saat tamu duduk.
Solusi: Uji tata letak dengan menarik kursi menjauh dari meja.

Kesalahan 4: Menggunakan Satu Aturan Spasi di Mana Saja
Lorong server utama dan celah akses tamu tidak memiliki fungsi yang sama.
Solusi: Klasifikasikan setiap ruang sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Kesalahan 5: Menunda Penanganan Aksesibilitas Hingga Akhir
Menambahkan tempat duduk yang mudah diakses setelah tata letak furnitur selesai mungkin memerlukan perubahan besar.
Solusi: Integrasikan aksesibilitas ke dalam denah lantai awal.

Kesalahan 6: Menganggap Lebih Banyak Kursi Selalu Lebih Baik
Menambah jumlah kursi dapat mengurangi kenyamanan dan mempersulit pelayanan.
Solusi: Menyeimbangkan kapasitas tempat duduk dengan sirkulasi, kenyamanan, dan persyaratan operasional.

Mengapa Memilih Kursi Makan Restoran Yumeya?

Saat merencanakan tata letak tempat duduk restoran, produsen kursi dapat memberikan dimensi penting dan informasi produk yang dibutuhkan untuk denah lantai.

Rangkaian kursi restoran komersial Yumeya mencakup berbagai desain kursi untuk kafe, restoran, dan lingkungan perhotelan. Pembeli dapat meninjau spesifikasi produk dan gaya kursi sebelum memilih model untuk suatu proyek.

Untuk proyek sebenarnya, dimensi terkini dari pabrikan harus digunakan, bukan ukuran kursi generik. Hal ini sangat penting terutama saat membandingkan kursi samping dengan kursi berlengan, karena perbedaan kecil dalam lebar dan kedalaman dapat memengaruhi jumlah tempat duduk yang muat di sekitar meja.

Yumeya juga menerbitkan spesifikasi tingkat produk untuk model-model tertentu, memungkinkan pembeli untuk meninjau detail seperti dimensi, material, dan informasi komersial lainnya sebelum meminta penawaran.

Tata letak akhir tetap harus diperiksa kembali berdasarkan dimensi meja, model kursi, gaya pelayanan, dan peraturan setempat yang berlaku untuk proyek tersebut.

Kesimpulan

Tidak ada jarak universal yang dapat diterapkan pada setiap kursi makan di restoran. Jarak yang tepat bergantung pada lebar kursi, dimensi meja, gaya makan, persyaratan layanan, aksesibilitas, sirkulasi, dan tata ruang keseluruhan.

Sebagai titik awal yang praktis, banyak restoran kasual dan layanan penuh dapat menggunakan sekitar 24 inci ruang di tepi meja per pengunjung, sementara restoran mewah mungkin membutuhkan sekitar 28–30 inci. Sisakan sekitar 18 inci atau lebih untuk area sandaran kursi yang ditempati, dengan ruang tambahan di tempat yang dibutuhkan untuk sirkulasi yang nyaman atau akses layanan.

Yang terpenting, rencanakan berdasarkan penggunaan sebenarnya. Ukur kursi makan restoran yang sebenarnya, pindahkan kursi-kursi tersebut dari meja pada denah lantai dan periksa bagaimana tamu, staf, dan pengguna kursi roda akan bergerak di dalam ruangan tersebut.

Tata letak tempat duduk restoran yang direncanakan dengan baik tidak hanya memaksimalkan jumlah kursi. Tata letak tersebut menciptakan ruang makan yang nyaman bagi tamu, praktis bagi karyawan, dan sesuai dengan kebutuhan operasional restoran.

FAQ

T: Berapa jarak standar antar kursi makan di restoran?

Tidak ada persyaratan jarak universal yang baku. Acuan perencanaan umum adalah sekitar 24 inci ruang tepi meja per pengunjung untuk restoran kasual dan layanan penuh, sedangkan restoran mewah mungkin menggunakan sekitar 28–30 inci. Persyaratan sebenarnya bergantung pada lebar kursi, konfigurasi meja, dan konsep restoran.

T: Apakah lebar kursi restoran memengaruhi jumlah kursi yang dapat ditempatkan di sekeliling meja?

Ya. Kursi yang lebih lebar membutuhkan lebih banyak ruang linier di sepanjang meja. Kursi samping umumnya lebih sempit daripada kursi berlengan, jadi beralih ke tempat duduk yang lebih lebar dapat mengurangi jumlah kursi yang dapat muat dengan nyaman di sekitar meja yang sama.

T: Apakah kursi restoran harus muat sepenuhnya di bawah meja?

Idealnya, kursi dan meja harus serasi tanpa menimbulkan gangguan yang tidak perlu. Namun, Anda tidak boleh mendesain ruang makan hanya dengan menempatkan kursi sepenuhnya di bawah meja. Sisakan ruang bagi tamu untuk menarik kursi, duduk, dan bergerak dengan nyaman.

T: Bagaimana kursi berlengan mengubah kebutuhan ruang tempat duduk di restoran?

Kursi berlengan umumnya lebih lebar daripada kursi tanpa lengan dan mungkin memerlukan ruang tambahan di bawah meja untuk sandaran lengannya. Grand Rapids Chair merekomendasikan untuk menyisakan setidaknya enam inci antara sandaran lengan dan bagian bawah meja agar nyaman digunakan.

T: Bisakah Anda menggunakan jarak antar kursi yang sama untuk setiap tata letak restoran?

Tidak. Restoran cepat saji, restoran layanan penuh, dan restoran mewah memiliki persyaratan operasional yang berbeda. Ukuran meja, desain kursi, jalur layanan, aksesibilitas, dan lamanya waktu tamu duduk dapat memengaruhi jarak yang sesuai.

Sebelumnya
Cara Merencanakan Pemesanan Kursi Restoran Komersial dalam Jumlah Besar
Direkomendasikan untukmu
Hubungi kami kembali
Our mission is bringing environment friendly furniture to world !
Melayani
Customer service
detect